Pengertian & Kegunaan : Pivot Point pada Pasar Forex


Pivot Point adalah salah satu cara yang banyak digunakan oleh trader untuk menentukan Support dan Resistance pada pergerakan harga. Pivot Point dibuat berdasarkan harga tertinggi (High), harga terendah (Low), dan harga penutupan (Close) pada periode sebelumnya, untuk menghasilkan estimasi level Support dan Resistance pergerakan harga di masa depan.

Level Pivot dihitung dengan formula:

Pivot  = (High hari sebelumnya + Low hari sebelumnya + Close hari sebelumnya) / 3

Sedangkan level-level Support dan Resistance yang diturunkan dari level Pivot, dihitung dengan formula:

Resistance pertama (R1) = (2 x Pivot) - Low hari sebelumnya

Support pertama (S1) = (2 x Pivot) - High hari sebelumnya

Resistance ke-2 (R2) = Pivot + (High hari sebelumnya - Low hari sebelumnya)

Support ke-2 (S2) = Pivot - (High hari sebelumnya - Low hari sebelumnya)

Resistance ke-3 (R3) = High hari sebelumnya + 2 x (Pivot - Low hari sebelumnya)

Support ke-3 (S3) = Low hari sebelumnya - 2 x (High hari sebelumnya - Pivot)

 Artikel terkait :

✓ ANALISA BIJAK TENTANG EUR-USD DI AWAL BULAN MEI 2021

Dalam aktivitas trading, Anda tidak harus menghitung Pivot Point secara manual, karena banyak situs online yang sudah menyediakan layanan ini.

PERHATIAN :

BLOG INI TIDAK BERAFILIASI DENGAN PERUSAHAAN PIALANG BERJANGKA APA PUN, SILAHKAN ANDA BIJAK MENENTUKAN PILIHAN

Admin Disclaimer

Indonesian Free Traders 
Indonesian Free Traders. Diberdayakan oleh Blogger.